Selasa, 15 Mei 2012
Gerhana Matahari Annular Akan Terjadi 20 Mei 2012
Gerhana Matahari Annular
Akan Terjadi 20 Mei Nanti
Pekan lalu penduduk bumi
disuguhkan dengan
pemandangan indah
Supermoon dimana bulan
tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari biasanya, yang dipengaruhi pendekatan perigee. Nah,
fenomena alam menakjubkan
lainnya akan bisa kembali
disaksikan pada Minggu (20/5)
nanti, dimana akan terjadi gerhana matahari.
22 Juli 2009: Sebuah gerhana total Matahari terlihat dari
dalam koridor sempit yang
melintasi setengah dari Bumi,
diambil oleh satelit NASA
(Foto: NASA)
Berdasarkan berita yang
dilansir dari Fox, Sabtu (12/5), kejadian alam itu dikenal
sebagai gerhana matahari
annular, dimana bulan akan
menghalangi matahari, namun cincin cahaya akan terlihat di
sekeliling lingkaran.
Gerhana matahari anular ini
bisa disaksikan secara jelas
oleh penghuni bumi yang ada di wilayah seluruh Asia, Pasifik, dan bagian Amerika
Utara.
Perputaran bulan mengelilingi
bumi, akan melewati planet
bumi dan matahari setiap 29,5 hari sekali. Sepanjang waktu itu, bulan terlihat mengecil di atas atau di bawah matahari,
dan tidak terjadi gerhana.
Tapi, jika bulan dekat dengan satu node orbital, bulan akan
tepat lewat di depan matahari dan menghalangi cahayanya.
Jika bulan juga dekat dengan
puncak, titik yang menandai
jarak terjauh dari bumi tidak
akan sepenuhnya menutupi
matahari, dan gerhana matahari annular bisa
disaksikan.
Annular berasal
dari bahasa Latin ‘annulus’
yang berarti cincin, dan
mengacu pada fakta dimana
cincin matahari akan tampak bersinar di seluruh lingkaran bulan.
Bulan akan melintasi setengah
orbitnya dan tiba di puncak,
pada 19 Mei 2012 mendatang,
dan gerhana terjadi beberapa jam kemudian. Bulan terlihat
terlalu kecil di langit untuk
menutupi matahari secara
total, sehingga terjadi gerhana
annular, atau “cincin api”.
Gerhana matahari annular kadang dianggap kurang
menarik daripada gerhana
matahari total, di mana bulan
benar-benar meliputi matahari,
karena kita tidak bisa melihat
prominences matahari dan korona. Tapi, fenomena ala
mini tetaplah peristiwa indah
dan menakjubkan, dan layak
untuk diamati.
Jalur ini dimulai saat fajar di
Cina selatan. Kemudian menyapu melintasi Samudera Pasifik, melewati selatan Alaska, dan mendarat di pantai
Pasifik dekat perbatasan
California-Oregon. Gerhana
annular berakhir di dekat Lubbock, Texas, saat matahari
terbenam. Fase gerhana parsial
ini akan terlihat di sebagian
besar barat Amerika Utara.
Kontak pertama gerhana
adalah ketika ujung bulan pertama menyentuh tepi
matahari. Kontak kedua
adalah ketika piringan bulan
sama sekali di depan matahari
dan bergerak ke dalam.
Kontak ketiga adalah saat bulan menyentuh tepi
matahari karena mulai masuk
dalam lingkaran surya. Kontak
keempat adalah saat bulan
benar-benar menghalangi
matahari.
Jangan melihat langsung ke
matahari, baik dengan mata
telanjang atau melalui teleskop atau teropong tanpa filter
yang tepat. Bila Anda
melakukan hal itu, bisa mengakibatkan kerusakan
mata permanen dan serius,
termasuk kebutaan. Untuk
aman mengamati gerhana
matahari annular, Anda dapat
membeli filter surya khusus yang cocok.
Sayang Sekali Indonesia ga kebagian Gerhana Matahari Cincin
Sebagai penikmat benda- benda langit kelihatannya aku memang tidak kehabisan akal untuk selalu meng-update isi blog ini. Soalnya peristiwa syzygy antara matahari, bulan, dan bumi terjadi lagi pada tanggal 21 Mei 2012. Syzygy adalah kejadian dimana tiga benda langit berada pada satu garis “lurus”, dalam hal ini adalah matahari, bulan dan bumi. Gerhana matahari cincin, inilah yang terjadi pada tanggal 21 Mei 2012 ini. Gerhana ini terjadi dalam rangka ijtimak/ konjungsi awal bulan Rajab 1433 H. Gerhana matahari cincin ini hanya bisa disaksikan di Indonesia bagian tengah dan timur, mulai dari sebagian pulau Kalimantan, Sulawesi, sampai Papua. Untuk wilayah Indonesia barat gerhana ini terjadi di waktu pagi, yaitu ketika matahari masih belum begitu tinggi dari ufuk timur.
Untuk Manado ketinggian matahari sekitar 6º di atas ufuk timur. Untuk Jayapura ketinggian matahari sudah lumayan tinggi, yaitu 16º. Walaupun yang terjadi adalah gerhana matahari cincin tetapi untuk Indonesia kita hanya dapat melihatnya dalam bentuk gerhana matahari sebagian. Kalau kita ingin melihat gerhana ini dalam bentuk aslinya kita harus berada di seputar pantai Cina, Jepang bagian selatan, Amerika bagian barat, dan Kanada. Kota-kota yang dilalui oleh pusat gerhana ini adalah Guangzhou China, Tokyo Jepang, Albuquerque Amerika Serikat, dan Taipe Taiwan.
(Gerhana matahari cincin 21 Mei 2012 terlihat dari kota Guangzhou China Jam 6:12 CST. Modeling Stellarium)
(Gerhana matahari cincin 21 Mei 2012 terlihat dari kota Tokushima Jepang Jam 7:31 JST. Modeling Stellarium)
(Gerhana matahari cincin 20 Mei 2012 terlihat dari kota Albuquerque Amerika Serikat Jam 19:37 MDT. Modeling Stellarium)
(Gerhana matahari cincin 21 Mei 2012 terlihat dari kota Taipe Taiwan Jam 6:13 CST. Modeling Stellarium)
Sedangkan untuk daerah Indonesia hanya terlihat sebagai gerhana parsial.
(Gerhana matahari cincin 21 Mei 2012 terlihat dari kota Manado Indonesia Jam 5:57 WITA. Modeling Stellarium, gambar)
(Gerhana matahari cincin 21 Mei 2012 terlihat dari kota Jayapura Indonesia Jam 6:47 WIT. Modeling Stellarium)
Sayang sekali untuk pulau Jawa dan Sumatera, termasuk Aceh, tidak dapat melihat gerhana matahari cincin ini. Bagi pencinta benda langit yang berada di Manado harus memanfaatkan kesempatan yang sangat menarik ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar